Startup perikanan eFishery mencatatkan diri sebagai startup akuakultur terbesar di dunia. Meski belum menyandang gelar unicorn, profit eFishery disebut melebihi startup bergelar decacorn sekelas Gojek. CEO eFishery Gibran Huzaifah mengaku saat ini jaringan kolam di bawah naungan eFishery berjumlah lebih dari 200 ribu kolam. Dan di 2025, ia menargetkan memiliki 1 juta kolam ikan. Untuk saat ini, dalam sekali panen, setiap kolam dapat menghasilkan omzet 45 juta per siklus, atau 15 juta per bulan. Artinya, tiap kolam dapat menghasilkan omzet 180 juta setahun, atau 36 triliun tiap tahunnya untuk 200 ribu kolam yang menjadi mitra eFishery saat ini. (detik-tbu)



