Data riset China Real Estate Information Corporation CRIC menyebutkan, sector property di Tiongkok mengalami guncangan, seiring merebaknya penghentian cicilan pembayaran konsumen di 100 proyek residensial, yang tersebar di 50 wilayah Tiongkok. Para analis menyebutkan, jika masalah gagal bayar konsumen itu berlanjut, maka nilai pinjaman properti bermasalah akan meningkat sebesar 388 miliar yuan. Di sebutkan, kasus penghentian pembayaran konsumen property tersebut, juga di alami oleh proyek-proyek yang telah mengalami penundaan. Insiden ini di prediksi akan mengurangi sentimen pembeli dan membebani pemulihan penjualan. ( ben )



