Industri pulp dan kertas nasional masih menghadapi ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan kertas daur ulang KDU sebagai bahan baku. Dari total kebutuhan KDU nasional sebesar 7,06 juta ton, pasokan domestik baru 4,22 juta ton. Sementara sekitar 40% masih dipenuhi melalui impor. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, kondisi itu menunjukkan perlunya perbaikan sistem pengumpulan kertas bekas di dalam negeri. Salah satu langkah yang didorong pemerintah adalah mengoptimalkan peran bank sampah. Menurutnya penguatan sistem pengumpulan KDU dapat memperkuat rantai pasok bahan baku sekaligus mengurangi ketergantungan industri terhadap pasokan dari luar negeri. Disisi lain, pemerintah menilai industri pulp dan kertas masih memiliki ruang ekspansi, terutama dari sisi hilirisasi dan diversifikasi produk. ( tbu )




