Pemerintah menghadapi tantangan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN, yang semakin berat menjelang akhir tahun 2026. Pasalnya, penurunan permintaan dalam lelang Surat Utang Negara atau SUN, di tengah kenaikan yield mengindikasikan investor semakin berhati-hati dalam menyerap surat utang pemerintah. Kementerian Keuangan mencatat, pada lelang SUN Selasa 27 Oktober, total penawaran yang masuk sekitar 31 triliun rupiah, atau turun sekitar 52% dibandingkan lelang tanggal 13 Oktober lalu. Sementara itu, nilai yang dimenangkan pemerintah juga ikut menyusut sekitar 41% menjadi 20,6 triliun rupiah. Nominal yang dimenangkan ini juga lebih rendah dari target indikatif sebesar 30 triliun. ( ben )




