Keputusan pemerintah tahan harga BBM bawa tekanan bagi fiskal

Keputusan pemerintah menahan harga Bahan Bakar Minyak saat harga minyak mentah melonjak dan kurs rupiah melemah, membawa tekanan bagi fiskal di akhir tahun. Tercatat,, harga minyak masih tinggi, dimana Harga minyak brent berjangka Kamis 15 oktober malam, berada di level 105 USD per barel. Sementara itu, Kementerian ESDM telah menetapkan harga minyak mentah Indonesia alias ICP September 2026 sebesar 112,81 USD per barel. Artinya, rerata ICP sejak awal tahun hingga September 2026 mencapai 91,86 USD per barel. Angka ini jauh diatas outlook pemerintah sebesar 83 USD per barel. Sementara nilai tukar rupiah kembali mendekati level 18.000 per USD. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga mengakui, harga minyak yang terus meningkat berpotensi membuat kebutuhan subsidi energi semakin besar. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *