Kementerian ESDM optimistis dapat memenuhi kebutuhan batubara Jerman sebesar 150 juta ton. Mengingat sumber tambang emas hitam di Indonesia hingga kini masih mencukupi. Dari sejumlah negara di Eropa yang melakukan aksi boikot kegiatan ekspor impor komoditas asal Rusia, sejauh ini baru Jerman yang menyampaikan permintaanya untuk pasokan batubara RI. Kementerian ESDM sebelumnya mencatat pihak Jerman melalui Asosiasi Perusahaan Batu Bara di Jerman mengungkapkan keinginannya melakukan kerjasama suplai batubara dari Indonesia. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Batu Bara Indonesia menyatakan pihaknya juga telah mengadakan zoom meeting dengan beberapa importir batubara dari Jerman pada pertengahan bulan lalu. ( tbu )



