Center of Economic and Law Studies atau CELIOS menempatkan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai pejabat dengan kinerja terburuk dalam rapor dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Bahlil memperoleh skor minus 159, disusul Menteri HAM Natalius Pigai dengan minus 158 dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan minus 103. Skor negatif ini menunjukan ketiganya jauh lebih sering dinilai buruk, sehingga layak jadi prioritas evaluasi dan reshuffle. CELIOS menyebut, ketiga pejabat itu menjadi pemilik skor terendah dan jauh tertinggal jika dibanding pejabat lain dalam daftar yang memperoleh skor minus 16 hingga minus 47. Selain ketiganya, Kepala BGN Sudaryono menempati posisi keempat dengan skor minus 47. Berikutnya Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri ATR Nusron Wahid. ( tbu )




