Kalender ekonomi pekan ini diisi sejumlah agenda yang berpotensi menentukan arah pergerakan aset berisiko, obligasi, nilai tukar, dan harga komoditas. Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok akan menjadi panggung bagi pembahasan prospek pertumbuhan global, inflasi, suku bunga, dan keberlanjutan utang pemerintah. Disaat yang sama, pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat September, indikator ekonomi Tiongkok, serta keputusan kebijakan moneter sejumlah bank sentral Asia. Sejumlah data tersebut penting untuk mengukur apakah tekanan inflasi global kembali meninggi dan seberapa besar ruang bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter. Tingginya harga energi dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor yang berpotensi memperumit arah kebijakan tersebut. ( tbu )




