World Bank memproyeksikan pertumbuhan di wilayah Asia Timur dan Pasifik pada 2026 sebesar 4,5%. Proyeksi pada Oktober ini naik 0,3 poin persentase dibandingkan pada proyeksi April sebesar 4,2%. Proyeksi ini menunjukkan adanya ketangguhan kawasan ini ditengah tantangan global. Pertumbuhan ini tidak merata terjadi di berbagai negara maupun sektor. Sementara itu, adopsi AI yang semakin meluas terus menciptakan berbagai peluang baru. Demikian menurut Laporan Pembaruan Ekonomi semitahunan terbaru. Laporan ini mengkaji prospek ekonomi jangka pendek kawasan EAP serta peran transformatif, meskipun distribusinya masih belum merata, dari AI dalam membentuk masa depan pasar tenaga kerja dan perekonomian kawasan ini. ( tbu )




