PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul masih optimistis terhadap kinerja hingga akhir 2026. Direktur SIDO Irwan Hidayat menyebutkan penjualan perusahaan mulai kembali normal sejak Juli 2026 setelah mereka melakukan penyesuaian persediaan atau inventory adjustment pada distributor. Irwan mengatakan penyesuaian persediaan itu menjadi salah satu faktor yang menekan laporan penjualan Sido Muncul pada semester I-2026. Namun, menurut dia, kondisi tersebut tidak mencerminkan penurunan permintaan di pasar. Penjualan Sido Muncul pada semester satu 2026 turun sekitar 20% secara tahunan. Secara segmen, penjualan herbal dan suplemen turun sekitar 41% menjadi 639 miliar. Sementara segmen makanan dan minuman masih tumbuh 11% menjadi sekitar 760 miliar. Segmen farmasi juga mencatat pertumbuhan sekitar 7% menjadi 67,4 miliar. Irwan mengatakan kondisi penjualan mulai membaik pada periode Juli hingga September 2026. ( tbu )




