BEI perketat seleksi IPO untuk jaga kwalitas emiten baru

Bursa Efek Indonesia memperketat proses seleksi perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdana atau IPO demi menjaga kualitas emiten baru. Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan jumlah penolakan terhadap calon emiten meningkat signifikan dibanding sebelumnya. Dari sekitar 20 sampai 30% menjadi sekitar 60% saat ini. Iding mengungkapkan, hingga saat ini baru tujuh perusahaan yang melaksanakan IPO sepanjang tahun 2026, jauh lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perlambatan ini, sejalan dengan strategi BEI yang kini mengutamakan kualitas diatas kuantitas. Untuk mendukung lahirnya emiten berkualitas, BEI menjalankan program pembinaan sejak sebelum IPO, termasuk pelatihan, workshop dan program inkubasi bisnis.  ( tbu )

 

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *