Bank Indonesia membeberkan tiga instrumen yang digunakan dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang dalam pekan ini kembali bergejolak, bahkan menyentuh angka 18 ribu rupiah. Menurut BI, instrumen-instrumen untuk merespon itu antara lain spot, Domestic Non Deliverable Forward DNDF dan NDF Non Deliverable Forward. Dua instrumen pertama akan difokuskan di pasar domestik. Sementara, untuk pergerakan nilai tukar rupiah di pasar NDF Non Deliverable Forward yang berada di pasar luar negeri, transaksi itu tetap berjalan ketika pasar domestik Indonesia ditutup. ( tbu )




