Ciputra Development memberikan tanggapan terkait kinerja pasca pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria. Ciputra masih mempelajari dampak dari UU tersebut ke kinerja CTRA secara keseluruhan, sehingga belum ada komentar lebih jauh. Namun, CTRA menegaskan fokus perusahaan dalam menjaga cadangan lahan sebagai modal operasional. Land bank adalah bahan baku, sehingga bagaimanapun harus dijaga. Disisi lain, penahanan suku bunga Bank Indonesia di 5,75% pada September 2026 belum berdampak banyak ke kinerja Ciputra. Hal ini juga terkait siklus industri real estate yang sedang turun di tahun 2026. Saat ini, sekitar 30% pendapatan CTRA berasal dari aset recurring income. ( tbu )




