Penjualan eceran Indonesia dilaporkan mulai keluar dari zona merah. Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil IPR pada Juli tumbuh 1,1% secara tahunan menjadi 224,9, berbalik dari kontraksi 3% pada Juni. Kinerja penjualan eceran secara tahunan ditopang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 2,4%, Kelompok Barang Lainnya 5,3%, dan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 5,1%. Namun pemulihan secara tahunan itu belum dibarengi dengan capaian bulanan yang justru masih terkontraksi 0,1%, turun dari bulan kinerja Juni yang tumbuh 0,7%. BI menjelaskan pelemahan itu lantaran ada normalisasi permintaan setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional dan libur sekolah. ( tbu )




