Kualitas udara Jakarta pada Kamis 10 september pagi berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan pemantauan kualitas udara terkini, indeks kualitas udara atau Air Quality Index AQI di Jakarta berada di angka 124. Konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat mencapai 47,3 mikrogram per meter kubik. Angka itu menempatkan Jakarta di peringkat ke-10 dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia berdasarkan pemantauan tersebut. Posisi teratas ditempati Lahore, Pakistan, dengan AQI 177. Berikutnya Kuching, Malaysia, dengan AQI 172 dan Delhi, India, dengan AQI 169. Kondisi kualitas udara Jakarta perlu diwaspadai karena tren per jam menunjukkan potensi peningkatan polusi hingga sore dan malam hari. Angka AQI Jakarta diprediksi dapat mencapai 169. ( tbu )




