Presiden RI Prabowo Subianto meminta proses pemberlakuan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement dapat segera diselesaikan. Perjanjian itu dinilai strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat hubungan dagang Indonesia dengan Rusia dan negara-negara anggota EAEU. Dorongan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Forum Ekonomi Timur ke-11 sebagai tamu kehormatan utama di Far Eastern Federal University FEFU, Vladivostok Kamis kemarin. Indonesia-EAEU FTA merupakan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan blok ekonomi Eurasia yang terdiri dari Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgizstan. Perjanjian ini telah ditandatangani oleh negara-negara anggota dan Komisi Ekonomi Eurasia di saint Petersburg pada 21 Desember 2025. ( tbu )




