Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyoroti risiko pelebaran defisit transaksi berjalan atau current account deficit CAD Indonesia kedepan, seiring potensi menyusutnya surplus neraca perdagangan barang. Andry mengatakan kondisi rupiah saat ini relatif stabil di kisaran 17.700 per dolar Amerika, sejalan pelemahan indeks dolar Amerika. Namun menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah tantangan dari sisi current account. Risiko pelebaran CAD muncul ketika surplus neraca perdagangan barang semakin mengecil. Kondisi tersebut dapat membuat surplus perdagangan semakin terbatas dalam menutup defisit pada neraca jasa dan primary income. Defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal dua 2026 tercatat telah mencapai 3,3%. ( tbu )




