Ekonom menilai likuiditas perbankan masih menjadi tantangan untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan kredit ke depan. Meski demikian, kondisi likuiditas diproyeksikan mulai membaik secara gradual. Tekanan likuiditas terjadi dalam beberapa bulan terakhir salah satunya tercermin dari peningkatan rasio loan to deposit ratio LDR yang kini berada di kisaran 88%. Kondisi itu tidak terlepas dari situasi ekonomi global yang menantang pada semester satu 2026. Kinerja perdagangan Indonesia yang mencatat defisit pada Mei dan Juni serta terjadinya capital outflow turut memberikan tekanan terhadap likuiditas. Selain itu, implementasi kebijakan moneter dan fiskal juga memberikan dampak terhadap kondisi likuiditas perbankan. ( tbu )



