Dayamitra Telekomunikasi memastikan dana untuk aksi pembelian kembali saham atau buyback sebesar 1 triliun rupiah bukan berasal dari dana IPO. Menurut CEO Mitratel, aksi perusahaan dalam melakukan buyback ini untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta memberikan sinyal positif seiring prospek kinerja yang makin membaik. Hingga triwulan pertama tahun ini, Mitratel tercatat mempunyai lebih dari 28.500 tower di seluruh Indonesia dengan penyewa sebanyak 43 ribu serta kabel serta optik sepanjang 2.100 kilometer. Saat ini, lebih dari 25 persen tower di Indonesia milik Mitratel. ( tbu )



