Pasar perkantoran CBD Jakarta melanjutkan tren pemulihannya pada kuartal kedua 2026, dengan tingkat okupansi meningkat menjadi 72,8%. Permintaan bersih tetap positif sepanjang semester pertama, meskipun kondisi ekonomi dan ketidakpastian politik mempengaruhi kecepatan pemulihan. Tidak adanya pasokan baru di CBD terus mendukung penyerapan pada pasokan eksisting.. ( tbu )




