Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores memastikan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur kembali berjalan normal pascagempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Meski aktivitas wisata di Labuan Bajo telah kembali normal, pendataan masih dilanjutkan untuk memastikan keselamatan wisatawan, memetakan kondisi destinasi dan fasilitas pariwisata, serta menyampaikan informasi yang akurat kepada wisatawan dan pelaku usaha. Pemantauan dilakukan pemerintah daerah, pengelola destinasi, pelaku usaha pariwisata, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo, pengelola bandar udara, serta pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci pemulihan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo. ( tbu )




