Saham GoTo Gojek Tokopedia menghadapi tekanan baru setelah MSCI menghapus GOTO dari indeks MSCI Indonesia pada akhir Agustus 2026. Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny mengatakan, manajemen memahami keputusan MSCI itu jadi kabar kurang menyenangkan bagi sebagian pemegang saham GOTO. Namun GOTO menilai keputusan MSCI bersifat teknis, menyusul harga saham yang berada dilevel 50 rupiah dan diikuti volume perdagangan rendah. Manajemen menegaskan keputusan itu tidak disebabkan kinerja perusahaan. Bahkan GOTO pada kuartal kedua tahun ini mencatat laba bersih 252 miliar rupiah dan pendapatan bersih 5,7 triliun rupiah. Selain itu EBITDA Grup GOTO yang disesuaikan tembus 1 triliun rupiah untuk pertama kalinya. ( tbu )




