Liga Primer Inggris atau English Premier League EPL diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Inggris hingga beberapa tahun kedepan. Laporan terbaru dari firma konsultan EY memperkirakan EPL akan menyumbang gross value added GVA sebesar 33 miliar poundsterlinga, atau sekitar 796 triliun rupiah, bagi ekonomi Inggris sepanjang periode 2025 hingga 2028. Kompetisi ini diproyeksikan menghasilkan 14,8 miliar pounds atau sekitar 357,2 triliun rupiah penerimaan pajak hingga 2028 serta menyerap sekitar 107 ribu 600 lapangan kerja penuh waktu setiap tahun. EY mencatat kontribusi ekonomi EPL telah meningkat 14 kali lipat dibanding musim 1998/1999. ( tbu )




