Aktivitas sektor jasa Tiongkok pada Juli 2026 masih mencatat ekspansi, tetapi lajunya menjadi yang paling lambat sejak September 2024. Perlambatan itu dipicu oleh moderasi pertumbuhan aktivitas bisnis dan permintaan baru ditengah melemahnya permintaan domestik. Berdasarkan survei swasta yang dirilis S and P Global, Purchasing Managers’ Index Tiongkok turun menjadi 50,4 pada Juli dari 54,1 pada Juni. Meski melemah, indeks tersebut masih berada diatas level 50 yang menandakan sektor jasa tetap berada di zona ekspansi. Hasil survei swasta ini lebih baik dibandingkan survei resmi pemerintah Tiongkok yang menunjukkan aktivitas sektor jasa telah masuk ke wilayah kontraksi. Survei tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis baru melambat ke level terendah sejak Maret 2026 akibat melemahnya permintaan domestik. ( tbu )




