Nilai tukar yen Jepang kembali melemah hingga menembus level 163 per dolar Amerika pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Pelemahan mata uang Jepang itu dipicu kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika, yang mendorong penguatan dolar amerika sekaligus memicu spekulasi pasar mengenai kemungkinan intervensi otoritas Jepang. Pada perdagangan Selasa di New York, yen sempat menyentuh level 163,24 per dolar, yang merupakan posisi terlemah sejak akhir 1986. Memasuki sesi perdagangan Asia pada Rabu pagi, yen berada di kisaran 163,21 per dolar. Dolar AS juga menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. ( tbu )




