Investor global menarik dana dalam jumlah besar dari pasar saham negara berkembang atau emerging markets di sepanjang bulan Juni 2026. Aksi jual ini mencapai 46,1 miliar dollar Amerika, dipicu oleh pelemahan saham-saham sector teknologi di Korea Selatan dan Taiwan. Laporan bulanan Institute of International Finance atau IIF, yang dirilis Jumat 10 Juli menunjukkan, arus keluar dana tersebut membuat negara berkembang kembali mencatat kerugian portofolio selama dua bulan berturut-turut. Korea Selatan menjadi negara dengan arus keluar dana terbesar. Investor asing melepas saham senilai 30,5 miliar dollar amerika, menjadi aksi jual terbesar dalam lebih dari 25 tahun terakhir. Sementara itu, Taiwan mencatat arus keluar dana sebesar 8,3 miliar dollar amerika. Meski dana keluar dari pasar saham, namun investor global masih memburu instrumen surat utang negara-negara berkembang. ( ben )



