Emiten riteler, Matahari Putra Prima atau MPPA, bersiap melaksanakan aksi korporasi melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau rights issue tahap ke-8. Hal itu dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha perseroan kedepan. Berdasarkan prospektus yang dirilis di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa 30 Juni, MPPA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 23,9 miliar saham baru atau setara dengan maksimal 64,92% dari modal ditempatkan dan disetor setelah pelaksanaan rights issue. Ke-8. Dengan harga pelaksanaan 50 rupiah per saham, maka MPPA berpotensi meraup dana segar hingga 1,19 triliun rupiah dari aksi Rights Issue. ( ben )




