Meningkatnya kasus penampakan dan serangan beruang di Jepang mendorong permintaan berbagai produk keselamatan dan pencegahan. Mulai dari semprotan pengusir beruang hingga sistem deteksi berbasis AI. Pada Mei tahun lalu, salah satu perusahaan obat hewan asal Prefektur Tokushima, meluncurkan Kumaichimokusan. Ini adalah semprotan pengusir beruang buatan dalam negeri di mana sebagian besar produk serupa yang beredar di Jepang merupakan barang impor. Semprotan tersebut dikembangkan di bawah supervisi Yoshikazu Sato, ahli biologi beruang cokelat sekaligus profesor di Rakuno Gakuen University di Hokkaido. Produk itu memiliki jangkauan hingga sekitar 10 meter dan dapat disemprotkan selama kurang lebih 10 detik. ( tbu )




