IMF dan Biro Statistik Nasional Tiongkok menandatangani MoU baru untuk menyusun metode pengukuran ekonomi digital, termasuk AI, cloud computing, big data, hingga aset digital. Langkah ini dinilai penting seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital Tiongkok yang kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Kesepakatan itu membuka jalan bagi Tiongkok untuk menyesuaikan sistem statistik nasionalnya dengan System of National Accounts 2025, standar akuntansi ekonomi terbaru PBB. Standar baru ini memungkinkan aset tak berwujud, seperti data, platform digital, dan teknologi AI, dihitung sebagai bagian dari kekuatan ekonomi suatu negara. Bagi Tiongkok, pembaruan itu menjadi langkah strategis untuk menggambarkan kontribusi sektor digital secara lebih akurat. ( tbu)




