Hingga kamis kemarin investor asing tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham pilihan saat IHSG berada di zona merah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy saham Bank Central Asia (BBCA) sebesar 387,96 miliar rupiah. Nilai tersebut menjadi yang terbesar di antara seluruh saham yang diperdagangkan kmarin. Bahkan, BBCA mengalahkan Chandra Asri Pacific senilai 97,18 miliar, dan Aneka Tambang senilai 87,77 miliar rupiah. Masuknya dana asing turut mendorong kenaikan harga saham BBCA sebesar 3,1%, yang seklaigus memperpanjang tren kenaikan saham BBCA selama tiga hari berturut-turut. Selain menjadi saham dengan net buy asing terbesar, BBCA juga mencatatkan nilai transaksi tertinggi di pasar regular, kamis 11 Juni 2026. ( ben )




