Raksasa jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat Starbucks dikabarkan tengah mempertimbangkan berbagai opsi strategis untuk bisnisnya di Jepang, termasuk kemungkinan melepas sebagian kepemilikan saham. Dalam skenario penjualan saham, valuasi bisnis Starbucks di Jepang diperkirakan berada pada kisaran 400 hingga 500 miliar yen, atau setara 2,5 miliar hingga 3,1 miliar dolar amerika. Langkah evaluasi bisnis di Jepang muncul setelah Starbucks melakukan restrukturisasi portofolio internasionalnya, termasuk melalui pelepasan mayoritas kepemilikan sahamnya di bisnis Tiongkok, salah satu pasar terbesarnya di luar Amerika Serikat. ( MIS )



