Inflasi Korea Selatan naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada Mei 2026, melampaui ekspektasi pasar. Lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah menjadi pendorong utama kenaikan inflasi dan memperkuat spekulasi bahwa bank sentral Korea Selatan segera menaikkan suku bunga. Data Kementerian Statistik Korea Selatan menunjukkan indeks harga konsumen IHK naik 3,1% secara tahunan pada Mei. Angka itu lebih tinggi dibanding kenaikan 2,6% pada April dan menjadi laju inflasi tercepat sejak Maret 2024. Capaian itu juga melampaui perkiraan ekonom dalam survei Reuters yang memprediksi inflasi 3%. Kenaikan inflasi terutama dipicu melonjaknya harga produk minyak bumi yang naik 24,2% dibanding periode sama tahun lalu. Selain itu tarif penerbangan internasional juga naik tajam 33,5% seiring naiknya biaya energi global. ( tbu )




