Rupiah kembali melemah di level 17.881 per USD,

Tekanan terhadap mata uang Rupiah kian tak terbendung, serta kembali melemah dan mencatatkan level terburuk sepanjang sejarah, di tengah gejolak ketidakpastian global dan tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri. Pada penutupan perdagangan Jumat 29 Mei, rupiah di pasar spot ditutup di level 17.881 per dolar Amerika Serikat, melemah dibandingkan posisi sehari sebelumnya di 17.846 per dollar. Bahkan dalam perdagangan intraday, Rupiah sempat melemah ke posisi 17.905 per dollar Amerika, di sesi perdagangan siang. Untuk meredam pelemahan lebih lanjut, BI mengintensifkan berbagai langkah stabilisasi, mulai dari intervensi di pasar offshore melalui transaksi Non-Deliverable Forward, hingga intervensi di pasar domestik melalui spot dan Domestic NDF, Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara di pasar sekunder. Selanjutnya, mulai Juni 2026, BI akan memperketat aturan transaksi valas dengan menetapkan batas pembelian valas tunai tanpa underlying maksimal 25.000 dolar amerika per pelaku per bulan.  ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *