Bank Sentral Korea Selatan atau Bank of Korea BOK memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya pada level 2,5% dalam rapat kebijakan moneter Kamis 28 mei 2026 ini. Keputusan itu diambil ditengah meningkatnya risiko inflasi akibat perang Iran serta pelemahan mata uang won, meskipun pertumbuhan ekonomi Korea Selatan menunjukkan penguatan. Keputusan itu sejalan ekspektasi mayoritas ekonom. BOK juga merevisi naik proyeksi inflasi tahun ini menjadi 2,7% dari sebelumnya 2,2%, dengan mempertimbangkan dampak kenaikan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Selain itu, bank sentral turut menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tahun 2026 menjadi 2,6% dari sebelumnya 2%.




