OJK memberi sinyal bahwa meningkatnya simpanan dolar Amerika di perbankan nasional masih tergolong normal dan belum mencerminkan kepanikan masyarakat terhadap rupiah ditengah gejolak global. OJK mencatat dana pihak ketiga valas tumbuh 10,87 % secara tahunan pada April 2026. Pertumbuhan itu ditopang kenaikan tabungan valas 23,2% dan deposito valas 22 %. Ditengah penguatan dolar dan meningkatnya tensi geopolitik global, OJK menilai masyarakat dan korporasi memang mulai meningkatkan penempatan dana dalam valuta asing sebagai bentuk diversifikasi aset. OJK menyebut porsi DPK valas terhadap total DPK relatif stabil di kisaran 15 sampai 16 % ( MIS )



