Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menegaskan perang melawan Iran tidak akan berubah menjadi “perang tanpa akhir” saat tampil dalam konferensi pers di Gedung Putih Selasa 19 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Vance membela kebijakan Presiden Trump ditengah meningkatnya tekanan politik akibat lonjakan harga energi dan kekhawatiran terhadap konflik berkepanjangan. Vance yang menggantikan sementara juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt yang cuti melahirkan menjawab pertanyaan wartawan selama hampir satu jam dengan nada yang lebih tenang dibanding gaya konfrontatif Trump. Vance menegaskan pemerintah Amerika tetap mengutamakan kepentingan keamanan nasional namun tidak ingin terjebak dalam konflik berkepanjangan. (kontan-tbu)



