Bursa Efek Indonesia membenarkan bahwa pihaknya telah menerima permintaan audiensi dari sejumlah emiten yang masuk ke dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau shareholding concentration HSC. Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, sejumlah emiten yang masuk dalam daftar itu sudah mengajukan permohonan audiensi secara terpisah sepanjang Mei. Saat ditanya daftar emiten yang meminta dan sudah melakukan audiensi, Jeffrey menolak mengungkap nama emiten-emiten tersebut. HSC merupakan kondisi di mana mayoritas saham suatu emiten hanya dikuasai oleh segelintir pihak, kelompok pemegang saham tertentu, atau afiliasinya. ( MIS )



