Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika mulai memberi tekanan pada sejumlah sektor industri, terutama yang masih bergantung pada bahan baku impor dan memiliki utang dalam denominasi dolar Amerika. Sektor yang dinilai paling terpapar antara lain farmasi dan alat kesehatan, properti, manufaktur, otomotif, hingga penerbangan. ( tbu )



