Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan sanksi terhadap 3 individu dan 9 perusahaan yang dituding membantu pengiriman minyak Iran ke Tiongkok. Perusahaan yang dikenai sanksi itu mencakup 4 perusahaan berbasis di HongKong, 4 di Uni Emirat Arab UEA, serta satu perusahaan di Oman. Langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat itu menyusul sanksi yang diumumkan pekan lalu terhadap individu dan perusahaan yang diduga membantu Iran memperoleh senjata serta komponen untuk pembuatan drone dan rudal balistik. Sanksi terbaru diumumkan beberapa hari sebelum Presiden Donald Trump, dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping. Dalam pertemuan itu Trump diperkirakan mendesak Tiongkok membantu menyelesaikan kebuntuan konflik dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi energi global. ( tbu )



