OJK mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda empat baik baru dan bekas di industri multifinance mengalami kontraksi. OJK merinci penyaluran kendaraan bermotor roda empat baru mencapai 146,56 triliun rupiah per Maret 2026. Nilainya terkontraksi 3,17% secara tahunan. Sementara pembiayaan kendaraan bermotor roda empat bekas 86,73 triliun, turun 7,67%. Pembiayaan kendaraan roda empat baru masih mendominasi dengan porsi 26,95% terhadap total outstanding industri multifinance per Maret 2026. OJK memprediksi pembiayaan otomotif diperkirakan tetap jadi salah satu kontributor utama pertumbuhan industri multifinance pada tahun ini. Alhasil, terbuka peluang bagi segmen tersebut untuk tumbuh positif ke depannya. ( tbu )



