Aktivitas sektor jasa Jepang tumbuh pada laju paling lambat dalam 11 bulan pada April, ditengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan biaya akibat konflik di Timur Tengah. Indeks Purchasing Managers’ Index PMI jasa Jepang final dari S and P Global tercatat turun menjadi 51 pada April, dari 53,4 pada Maret. Angka tersebut merupakan pertumbuhan terlemah sejak Mei tahun lalu. Nilai diatas 50 menandakan ekspansi, sementara dibawah 50 menunjukkan kontraksi. Survei menunjukkan, pertumbuhan pesanan baru melambat ke level terendah sejak Oktober, sementara pesanan ekspor baru bahkan turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan. ( MIS )



