OJK mencatat, jumlah pengguna kripto mencapai 21,37 juta per Maret 2026 atau naik 1,43 persen secara bulanan. Disaat pasar global dibayangi tekanan suku bunga tinggi, inflasi Amerika Serikat, hingga tensi geopolitik, aktivitas transaksi aset digital di dalam negeri justru tetap stabil. Nilai transaksi spot kripto tercatat mencapai 22 triliun rupiah, sementara transaksi derivatif melonjak 14,26 persen menjadi 5 triliun rupiah. Dari total transaksi nasional tersebut, platform perdagangan kripto Idondax mencatat volume transaksi 8 triliun rupiah atau setara sekitar 38 persen dari total transaksi kripto nasional. ( MIS )



