Emiten Rukun Raharja (RAJA) mampu mempertahankan kinerja profibilitas dan mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada kuartal I 2026, meskipun menghadapi tekanan pendapatan akibat gangguan operasional pada lini bisnis midstream dan downstream. Dalam laporan keuangan perseroan, hingga akhir Maret 2026 RAJA mencatat pendapatan sebesar 55,3 juta dolar amerika, menurun 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh insiden pada jalur pipa gas di wilayah Pekanbaru yang berdampak pada kinerja bisnis midstream dan downstream perseroan. Namun di tengah tekanan ini, RAJA tetap dapat meningkatkan laba bersih sebesar 14% menjadi 10,5 juta dolar. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi dari lini bisnis midstream, khususnya jasa penyewaan gas compression plant di Sengkang, Sulawesi Selatan, serta kontribusi pendapatan lain-lain. ( ben )



