Porsi kepemilikan investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) terus mengalami penurunan. Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, kepemilikan non residen atau asing di surat utang domestik tercatat tinggal 12,75% per akhir April 2026 atau sekitar 862,36 triliun rupiah. ( ben )



