Meski kinerja kredit tak apik, CitiBank Indonesia berhasil menjaga laba tetap tumbuh positif hingga akhir 2025. Tahun lalu, Citi berhasil mencetak laba bersih tahun berjalan 2,84 triliun, tumbuh 9,61% secara tahunan. Capaian itu salah satunya didorong penurunan beban bunga bank hingga 22,92% menjadi 1,12 triliun rupiah. Sehingga meski pendapatan bunga bank terkoreksi tipis 0,93% menjadi 5,3 triliun, pendapatan bunga bersih atau NII tumbuh 7,27% menjadi 4,18 triliun rupiah. Dari sisi operasional, kinerja bank sebenarnya diberatkan oleh lonjakan beban impairment menjadi 75,39 miliar dari 2,79 miliar pada akhir 2024. Pendapatan komisi bank juga turun 9,81%. Hanya saja itu dikompensasi lonjakan pada pos keuntungan penjualan aset keuangan, yang naik hingga 794,66%, serta keuntungan transaksi spot dan derivatif/forward yang naik 33,25%. ( tbu )



