Menko Perekonomian Airlangga Hartanto menilai pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sektor Keuangan di Bali merupakan hal yang menarik ditengah perubahan geopolitik global. Menurut Airlangga, kawasan itu dapat diproyeksi menjadi pusat keuangan baru sekaligus menarik pengelolaan dana global seperti family office. Airlangga menambahkan, dari sisi pengelolaan, pusat keuangan tersebut pada prinsipnya dapat dijalankan oleh pihak non-pemerintah. Namun, ia membuka peluang keterlibatan BPI Danantara dalam pengelolaannya. Pada kesempatan berbeda, Airlangga juga membeberkan pemerintah menyiapkan insentif yang akan ditawarkan untuk KEK Sektor Keuangan. Bentuk dari insentif KEK keuangan ini bukanlah tax holiday seperti KEK lainnya. ( tbu )



