Peran badan usaha milik negara (BUMN) didorong tak lagi sekadar menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga menjadi penghubung utama antara pemerintah dan masyarakat. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan seluruh insan BUMN harus aktif menjelaskan arah dan tujuan kebijakan negara di tengah meningkatnya sentimen negatif di ruang publik. Menurutnya, posisi BUMN sebagai perpanjangan tangan negara membuat peran komunikasi menjadi krusial. Karyawan BUMN diminta berada di garis depan untuk memberikan pemahaman yang utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Dalam kerangka besar tersebut, pemerintah tengah menggeser orientasi dari pertumbuhan ekonomi semu menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas. Fokus BUMN diarahkan pada penguatan ketahanan pangan dan energi, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan. ( ben )



