Pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat kembali bangkit pada bulan Maret, sementara tingkat pengangguran turun secara tak terduga. Data ini menunjukkan pasar tenaga kerja amerika mulai stabil tepat saat konflik dengan Iran pecah. Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja yang dirilis Jumat 3 April, angka nonfarm payrolls melonjak 178.000 pada bulan lalu, sekaligus menjadi level tertinggi sejak akhir tahun 2024. Angka ini melampaui seluruh estimasi dalam survei Bloomberg, setelah sebelumnya terjadi penurunan tajam pada bulan Februari. Kenaikan solid ini kemungkinan besar akan memperkuat fokus bank sentral Amerika, The Fed, untuk mencermati risiko inflasi, terutama di tengah lonjakan harga energi yang dipicu oleh perang Iran. ( ben )




