Amerika Serikat dan Israel lancarkan serangan udara paling intens Selasa, 10 Maret kemarin

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara paling intens sejak perang dimulai terhadap Iran hari Selasa, 10 Maret kemarin. pejabat Pentagon dan warga di Iran menggambarkan serangan tersebut sebagai gelombang pemboman paling besar dalam konflik yang telah berlangsung sejak akhir bulan Februari lalu. eskalasi militer yang meningkat tajam, membuat pasar global bertaruh Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan segera mengakhiri perang sebelum gangguan pasokan energi memicu krisis ekonomi global. Ketegangan meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran IRGC, akan memblokir pengiriman minyak dari Teluk Persia jika serangan Amerika dan Israel tidak dihentikan, sehingga menambah kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Gedung Putih kembali menegaskan ancaman Presiden Donald Trump untuk memberikan respons keras jika Iran mencoba mengganggu pasokan energi melalui Selat Hormuz. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *