Para miliarder Australia tetap sukses menambah kekayaannya meski industri di Australia menghadapi ketidakpastian global akibat tarif Amerika Serikat. Forbes mencatat, dalam laporan terbarunya, 50 orang paling kaya di Australia menambah kekayaan 11 miliar dolar amerika, sehingga kekayaan gabungannya mencapai 254 miliar dolar amerika. Gina Rinehart, pemilik perusahaan pertambangan Hancock Prospecting masih mempertahankan posisi nomor satu meski kekayaan bersihnya turun 15% menjadi 24,6 miliar dolar amerika akibat bisnis Hancock Prospecting tertekan penurunan harga bijih besi dan regulasi. Sementara Harry Triguboff, taipan properti memperkuat posisinya sebagai orang terkaya kedua di Australia. Pendiri perusahaan Meriton Properties ini mencatatkan peningkatan kekayaan 20% menjadi 22,6 miliar dolar amerika. ( tbu )



